Contoh Proposal Penelitian

Contoh Proposal Penelitian – Sobat lampungnews.co.id dalam kesempatan ini penulis akan berbagi sebuah artikel yang kali ini dengan pembahasan tentang Contoh Proposal Penelitian. Bagaimana pembahasan terlengkapnya ? Bisa langsung saja sobat simak berikut dibawah ini.

Contoh Proposal Penelitian
Contoh Proposal Penelitian

Sistematika penulisan proposal penelitian

Secara umum, sistematika penulisan proposal penelitian terdiri dari:

  1. Nama atau Judul Proposal
  2. Pendahuluan :Latar belakang, Tujuan, Rumusan Masalah serta Manfaat Penelitian dan identifikasi masalah
  3. Dasar Teori
  4. Metode Penelitian
  5. Jadwal pelaksanaan kegiatan
  6. Orang-orang yang sudah terlibat dalam proposal
  7. Rincian kegiatan

Contoh proposal

Berikut dibawah ini merupakan beberapa contoh prososal.

Contoh  Proposal Penelitian 1

Contoh proposal penelitian mengenai tentang game online dan kesehatan

Judul Proposal Penelitian

Pengaruh Kegiatan Bermain Game Online pada Kesehatan Mata Anak Kelas XI SMA N 1 Surakarta.

Latar Belakang Masalah

Keberadaan game online kini memang mulai mempengaruhi aktivitas dalam keseharian kalangan remaja dengan usia sekolah. Kondisi ini bias dibuktikan dengan kecenderungan anak remaja khususnya yang sedang berada pada jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) untuk mereka menghabiskan waktunya dengan bermain game online bersama.

Fakta ini jelas memprihatinkan sebab yang seharusnya remaja usia sekolah seperti mereka banyak dengan menghabiskan waktunya untuk melakukan hal yang lebih positif. Dalam perspektif sosiologi, seseorang yang akan menjadikan game online sebagai prioritas cenderung akan mulai berkembang menjadi pribadi egosentris dan juga individualis.

Kedua sifat tersebut ini jelas sangat berbahaya untuk perkembangan individu yang bersangkutan di depannya. Berdasarkan dari hasil observasi pra serta penelitian yang dilakukan peneliti ini terjadi tanggal 22-24 Mei 2017 di kelas XI A-C SMA N 1 Surakarta ditemukan beberapa jenis permasalahan. Diantaranya ialah 65% siswa kelas XI A-C SMA N 1 Surakarta ini menghabiskan waktunya untuk bermain game secara online.

Persentase tersebut diperoleh dengan melalui pengambilan data dengan menggunakan berbagai instrumen berupa angket. Fakte tersebut ini jelas sangat mengkhawatirka kesehatan mata para siswa dalam jangka yang panjang. Seperti diketahui bahwa layar gadget sendiri telah menghasilkan pancaran sinar yang bias membahayakan kesehatan mata.

Permasalahan tersebut tentu bias mempengaruhi kesehatan mata para siswa dan yang akhirnya menghambat rutinitas keseharian yang mereka jalani. Oleh karena itu, perlu diadakan penelitian berjudul “Pengaruh Kegiatan Bermain Game Online pada Kesehatan Mata Siswa Kelas XI SMA N 1 Surakarta”.

Pembatasan Masalah

  • Tingginya intensitas mereka bermain game online yang dilakukan oleh para siswa kelas XI A-C SMA N 1 Surakarta.

Rumusan Masalah

  • Adakah pengaruh kegiatan bermain game online terhadap motivasi belajar dan kesehatan mata siswa kelas XI SMA N 1 Surakarta?

Kajian Teori

Berdasarkan dari permasalahan yang dipilih, maka pada proposal penelitian ini harus dicantumkan dua teori yaitu yang mengenai game online dan juga kesehatan mata. Kajian teori mengenai tentang kesehatan mata terdiri mulai dari pengertian, ciri-ciri, faktor yang akan mempengaruhi dan juga upaya untuk meningkatkannya. Sementara itu, kajian teori ini mengenai game online meliputi tentang pengertian, jenis dan dampaknya.

Hipotesis

  • Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara dari variabel aktivitas bermain game online dan juga kesehatan mata siswa kelas XI A-C SMA N 1 Surakarta.

Desain Penelitian

Penelitian ini dengan desain ex-post facto, dimana peneliti akan berusaha untuk meneliti sesuatu fakta yang terjadi pada lapangan. Pendekatan yang akan digunakan dalam melakukan penelitian ini adalah kuantitatif sehingga akan menghasilkan data berupa kumpulan dari angka.

Populasi dan Sampel

  • Populasi dalam penelitian ialah siswa kelas XI A-C SMA N 1 Surakarta yang berjumlah 180 orang.
  • Sampel dalam penelitian ini 30 orang secara acak.

Instrumen Pengumpulan Data

Peneliti pengumpulan data terhadap responden dengan cara menggunakan instrumen berupa angket yang tertutup.

Validitas Data

Pengujian data hasil penelitian ini dengan menggunakan empat validitas yaitu isi (content), konkuren (Concurrent), konstruk (construct), dan prediksi (predictive). Alat ukur digunakan peneliti dengan menguji validitas data penelitian ialah Product Moment dari Karl Pearson.

Contoh proposal penelitian 2

Judul : Analisis Stabilitas Tegangan pada Pembangkit Listrik Tenaga Angin

BAB 1 PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Kebutuhan akan suatu energi, khususnya energi listrik yang ada di Indonesia, merupakan bagian yang benar tidak akan terpisahkan dari kebutuhan hidup masyarakat yang sehari – hari seiring pada pesatnya pembangunan di bidang teknologi, industri serta informasi. Menurut PT Perusahaan Listrik Negara , jumlah dari pelanggan selama tahun 2009 – 2013 ini mengalami peningkatan dari 39,9 juta hingga menjadi 53,7 juta yang artinya rata – rata 3 juta pada setiap tahunnya (RUPTL 2015- 2025).

Disamping itu, dari energi fosil yang selama ini adalah sumber energi utama ketersediaannya yang mulai menipis. Cadangan dari minyak bumi di indonesia pada tahun 2004 ini diperkirakan akan habis untuk dalam kurun waktu 18 tahun, sedangkan untuk gas akan habis dalam kurun waktu 61 tahun dan juga batubara 147 tahun (DESDM, 2005).

Ketersediaan energi yang tidak akan sebanding dengan kebutuhan yang kini terus meningkat, sehingga akan dibutuhkan implementasi energi terbarukan dalam meminimalisir berbagai penggunaan energi fosil.

Angin merupakan salah satu sumber dari  energi melimpah yang tersedia di Alam. Pemanfatan dalam sumber energi angin di Indonesia yang sangat perlu dikembangkan untuk dapat memenuhi kebutuhan energi listrik yang juga semakin tinggi.

Berdasarkan dari hasil penelitian Lembaga Penerbangan dan juga Antariksa Nasional (LAPAN) pada 122 lokasi yang menunjukan bahwa beberapa wilayah di Indonesia mempunyai kecepatan angin diatas 5 m/s adalah di wilayah Nusa 2 Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan serta ada di Pantai Selatan Jawa.

Mengingat suplai yang akan dibutuhkan oleh beban harus stabil sesuai dengan berapa ratingnya yaitu 220 volt untuk digunakan satu fasa sedangkan 380 untuk tiga fasa, apabila tidak stabil bisa menggangu beban yang bahkan bisa merusak peralatan listrik.

1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan dari latar belakang tersebut itu maka bisa diperoleh rumusan masalah yang sebagai berikut :

  • Bagaimana pengaruh dari kecepatan angin terhadap sebuah tegangan listrik yang akan dihasilkan oleh para Pembangkit Listrik Tenaga Angin ?
  • Bagaimana tegangan yang akan dihasilkan oleh Pembangkit Listrik Tenaga Angin dengan mengguanakan Pengontrol Tegangan, ketika beban berubah dan kecepatan angin akan berubah ?

1.3 Batasan Masalah

Supaya dalam penulisan skripsi ini bias mencapai sasaran dan tujuan yang diharapkan, maka dalam pemahasana penilitian ini akan dibatasi sebagi berikut :

  • Sistem yang akan muali dirancang dalam penelitian ini ialah Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Angin , yang akan di analisis stabilitas tegangan listrik terhadap bagaimana kecepatan angin dan beban.
  • Tidak dibahas dengan penggunaan baterai sebagai bentuk penyimpanan dari pembangkit listrik dengan tenaga angin.
  • Pengujian dilakukan hanya dengan cara pemodelan sistem atau simulasi dengan menggunakan suatu Matlab.

1.4 Tujuan

Adapun tujuan dari penelitian ini ialah sebagai berikut :

  • Analisis Stabilitas Tegangan dari Pembangkit Listrik Tenaga Angin.
  • Mengetahui berbagai perbandingan Tegangan listrik dalam pembangkit listrik tenaga angin  tanpa pengedali tegangan ketika kecepatan angin dan beban menjadi bervariasi.

1.5 Manfaat

Penelitian ini mannfaatnya yang diperoleh dari penelitian sebagai berikut :

  • Memberikan manfaat untuk perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi khususnya mengenai tentang stabilitas tegangan PLTA.
  • Penelitian ini bisa dijadikan referensi awal dalam melakukan pembelajaran dikemudian hari, tentang energy yang terbarukan serta penerapanya secara langsung untuk sebuah sistem kelistrikan skala kecil dengan upaya pemanfaatan energi terbarukan secara nyata.

BAB 2 DASAR TEORI

2.2.1. Angin (Wind)

Angin merupakan udara yang bergerak dari tekanan udara yang cukup dan lebih tinggi ke tekanan udara yang dinilai lebih rendah.

2.2.2. Turbin Angin

Turbin angin merupakan alat yang berfungsi untuk dapat mengubah energi kinetik angin lalu menjadi energi angin gerak yang berupa putaran rotor dan juga poros generator untuk dapat menghasilkan energi listrik.

2.2.3. Sistem Kontrol

Sistem kontrol adalah sebuah proses pengaturan atau pengendalian satu atau dengan beberapa besaran sehingga berada pada sebuah harga atau rangkuman harga tertentu.

2.2.4. Motor Sinkron

Motor Sinkron merupakan mesin sinkron yang akan digunakan untuk dapat mengubah energi listrik dengan menjadi energi mekanik. Mesin sinkron memiliki kumparan jangkar dalam stator serta kumparan medan pada rotor.

2.2.5 MATLAB

Dalam ilmu komputer, MATLAB didefinisikan sebagai sebuah bahasa pemrograman yang digunakan untuk dapat mengerjakan operasi matematika atau bentuk operasi aljabar matrix.

Contoh Proposal Penelitian yang baik dan benar

Contoh proposal penelitian yang berjudul: Penelitian Kualitatif dalam Problem Jurnalis Lingkungan SKH Pontianak Post dalam cara Memberitakan Kebakaran Kawasan Lahan dan juga Hutan di Kalimantan Barat.

Berikut ini adalah contoh dari proposal penelitian nya.

BAB I

PENDAHULUAN

a) Latar Belakang

Indonesia mempunyai sumber daya alam yang sangat beragam dan berlimpah, baik dari laut dan juga hutan. Sumber daya hutan ialah penyumbang devisa paling banyak kedua setelah minyak bumi di masa kepemimpinan Presiden Soeharto. Sektor ini yang menyumbang devisa 3 Miliar US Dolar. Banyak yang telah diperoleh dari industri serta kehutanan seperti produk yang telah diolah dari kayu meliputi kertas, kayu lapis, kayu jenis log maupun pemanfaatan hutan untuk digunakan sebagai wilayah perkebunan seperti kelapa sawit, kopi, karet durian dan cokelat. Masifnya dari pemanfaatan hutan untuk suatu peningkatan ekonomi negara tanpa mempertimbangkan berbagai aspek keberlanjutan dalam lingkungan mendorong kerusakan dari lingkungan negara.

Pulau Kalimantan mempunyai luas hutan sekitar 40,8 juta hektar area yang cukup tersebar di seluruh provinsi di Kalimantan. Namun, laju dari deforestasi hutan di Kalimantan ini mencapai 673 hektar yang setiap harinya yang menurut data Greenpeace akan menyebabkan hutan di Kalimantan ini hanya tersisa 25,5 juta di tahun 2010. Laju dari deforestasi hutan yang dinilai sangat tinggi ini menyebabkan Indonesia dalam dianugerahi sebagai negara dengan berbagai tingkat kerusakan hutan tercepat yang terdapat di dunia menurut Guiness Book of Record.

Peran media massa ini memberitakan kebakaran hutan dari Kalimantan Barat menjadi akan sangat penting untuk dapat memberitakan masyarakat yang terkait kondisi yang akan terjadi. Kerusakan lingkungan juga merupakan kejadian yang patut untuk diberitakan secara massif hingga tingkat nasional sebab menyangkut hajat hidup dari orang banyak. Jurnalisme yang akan meliput kejadian ini disebut degan jurnalisme lingkungan. Jurnalisme lingkungan perlu untuk mengetahui kompleks permasalahan dengan menyeluruh dari semua sisi supaya menyajikan berita yang berimbang.

b) Rumusan Masalah

Apapun permasalahan yang akan dihadapi oleh jurnalis lingkungan dari Pontianak Post untuk memberitakan kerusakan serta kebakaran lahan di Kalimantan Barat?

c) Tujuan Penelitian

Mengetahui permasalahan yang akan dihadapi oleh jurnalis lingkungan dari Surat Kabar Harian (SKH) Pontianak Post jika memberitakan kerusakan serta kebakaran lahan yang ada di Kalimantan Barat.

d) Manfaat Penelitian

– Manfaat Teoritis

Penelitian bisa memberikan informasi lebih mendalam yang terkait jurnalisme lingkungan khususnya sangat berguna untuk suatu pengembangan ilmu komunikasi.

– Manfaat Praktis

Dapat digunakan sebagai penelitian dalam bidang Jurnalisme Lingkungan yang ada di media massa Indonesia.

BAB III

Metode Penelitian

a) Metode Penelitian

Metode yang akan digunakan ialah kualitatif yang berguna untuk dapat memahami keseluruhan dari permasalahan yang dihadapi oleh sebuah Jurnalis Lingkungan di Pontianak Post.

b) Jenis Penelitian

Jenis dari penelitian menggunakan sebuah penelitian deskriptif yang lebih mengutamakan suatu penjelasan kata-kata dan juga gambar. Penelitian deskriptif ini berguna untuk dapat menganalisis data seakurat mungkin yang akan mendekati kondisi aslinya.

c) Metode Pengumpulan Data

Terdapat dua sumber data yang juga digunakan yaitu ada data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang diperoleh secara langsung di lapangan. Data sekunder adalah data yang juga diperoleh dari sumber lain. Sobat bisa menemukan data sekunder dari suatu departemen pemerintahan, maupun dalam bentuk struktur organisasi dan yang lain sebagainya.

d) Lokasi Pengumpulan Data

Surat Kabar Harian Pontianak Post yang ada di Kalimantan Barat, Jalan Gadjah Mada No. 2-4, untuk Pontianak Selatan.

e) Objek Penelitian

Objek penelitian ialah problem yang akan dihadapi Jurnalis Lingkungan dari SKH Pontianak Post dalam kegiatan meliput konflik lahan serta kebakaran hutan di Kalimantan Barat.

f) Metode Analisis Data

Data yang telah diperoleh berupa catatan lapangan, foto, video, dan juga transkrip wawancara, dokumen yang telah dikeluarkan badan yang bertanggung jawab, serta jurnal. Terdapat juga tiga tahap yang dilewati untuk melakukan analisis data yaitu reduksi data, model data dan juga verifikasi kesimpulan.

Demikianlah artikel dengan pembahasan mengenai tentang Contoh Proposal Penelitian. Semoga artikel ini bias menjadi contoh untuk sobat yang akan menyusun proposal penelitian.

Baca Juga :