Home Bandar Lampung Kampanyekan Paslon Walikota, Postingan Kepala Bappeda Bandarlampung Viral di Medsos

Kampanyekan Paslon Walikota, Postingan Kepala Bappeda Bandarlampung Viral di Medsos

1418
0
(lampungnews.co.id)

Bandar Lampung – Lampungnews.co.id – Oknum Pejabat Kota Bandarlampung melakukan kampanye Paslon nomor urut 3 di group Whatsapp tersebar luas di medsos, Sabtu (17/10/2020).

Pejabat Pemkot Bandarlampung berinisial Khy ini nekat Kampanyekan Pasangan Calon Walikota Bandarlampung nomor urut 3 Eva Dwiana – Deddy Amrullah di Whatsapp group Gebu Minang. 

Menurut salah seorang pensiunan ASN Kota Bandarlampung, larangan ASN terlibat kampanye sangat jelas. 

Ibarat lingkaran, pelanggaran netralitas terus berulang, padahal sesuai aturan, ASN dilarang ikut dukung -mendukung calon kepala daerah. Keberpihakannya hanya boleh dilakukan dikotak suara saat pencoblosan.

Seperti dalam Undang-Undang Nomor. 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum meliputi :
Pasal 280 mengatur larangan mengikutsertakan dalam kampanye bagi ASN, Kepala Desa, Perangkat Desa dan anggota BPD.

Pasal 282, mengatur larangan bagi pejabat Negara, Pejabat Struktural dan pejabat fungsional dalam jabatan negeri serta kepala desa dalam membuat keputusan dan/atau melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu peserta pemilu selama masa kampanye.

Pasal 283 mengatur larangan bagi pejabat negara, Pejabat Struktural dan pejabat fungsional dalam jabatan negeri serta kepala desa mengadakan kegiatan yang mengarah pada keberpihakan terhadap peserta Pemilu sebelum, selama dan sesudah masa kampanye.

Seorang pensiunan ASN yang tidak ingin disebutkan namanya juga katakan, “apakah Kepala Bappeda Kota Bandarlampung akan bernasib sama dengan Kepala Sekolah SMPN 16 Bandar Lampung?. Karena yang di-posting itu istrinya pak Walikota.” Tanya seorang pensiunan ASN

Baca juga : Walikota Sewenang-wenang Pecat Kepala Sekolah,. IKA SMPN 16 Bandar Lampung Gelar Aksi Teatrikal

Lanjutnya pelanggaran terhadap asas netralitas akan menjadi pintu masuk munculnya berbagai gangguan. (Lukman/LN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here