Home Internasional WNA Asal Cina Di Sultra Diduga Miliki KTP Palsu, Dilaporkan Ke Polisi

WNA Asal Cina Di Sultra Diduga Miliki KTP Palsu, Dilaporkan Ke Polisi

14
0

Sultra – Lampungnews.co.id – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) tengah menyelidiki dugaan penggunaan kartu tanda penduduk (KTP) Indonesia palsu oleh warga negara asing (WNA) China bernama Mister Wang.

Dalam KTP Indonesia, Mister Wang tertulis namanya Wawan Saputra Razak kelahiran Provinsi Shanxi, China pada 1964. Ia tinggal di Jalan Saosao Kelurahan Bende, Kadia Kendari.

“Masih dalam proses dan masih tahap lidik dan akan naik tahap sidik,” kata Kapolda Sultra Brigjen Pol Merdisyam, Senin (11/5).

Ia mengaku, beberapa orang dalam kasus ini sudah diperiksa termasuk pelapor maupun saksi-saksi. Terhadap dugaan KTP dibuat sendiri, kata dia, polisi masih mendalami dalam pemeriksaan.

“Soal barang bukti dia belum dapat laporan lanjut. Karena itu, pihak yang mengeluarkan dan yang membuat sementara diperiksa. Kami dalami termasuk yang buat,” jelasnya.

Ia menyebut, identitas palsu jika digunakan maka masuk kategori tindak pidana.

Kasus ini, pertama kali dilaporkan ke Polda Sultra, Selasa (28/4) oleh salah satu Bintara Pembina Desa (Babinsa) di Konawe Utara yang mengetahui WNA tersebut memiliki identitas kependudukan Indonesia.

Diduga Mister Wang bekerja di salah satu perusahaan tambang di Konawe Utara. Dugaan pemalsuan KTP yang dilakukan Mister Wang itu terungkap saat anggota Babinsa itu sedang melakukan pendataan terhadap orang asing.

“W lalu memberikan KTP-nya dengan identitas W. Babinsa tersebut langsung melaporkan ke Polda Sultra,” ungkap Singgih dihubungi, Selasa (5/5/2020).

Dalam laporannya ke Polda Sultra, Irwan menyertakan barang bukti surat verifikasi Disdukcapil Kota Kendari yang ditandatangani Asni Bonea.

Sementara itu, istri Mister Wang Nurniati saat diwawancarai awak media menyatakan bahwa mereka tinggal di Desa Wawoluri, Kecamatan Motui Kabupaten Konawe Utara. Ia membantah tuduhan bahwa suaminya punya KTP RI.

“Suami saya tidak pernah memiliki KTP RI, apalagi mengubah nama seperti yang di tuduhkan dalam laporan polisi,” jelas Nuning, Sabtu (2/5) kepada jurnalis di Kendari.

Nuning menjelaskan, ia pertama kali mengenal Mister Wang pada 2013 lalu yang statusnya masih WNA hingga saat ini. Sepengetahuannya, suaminya tidak pernah mengurus identitas kependudukan Indonesia.

Ia menduga, pelapor suaminya itu ada masalah pribadi sehingga membawa masalah ini ke ranah hukum. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here